Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem, seperti fluktuasi suhu, perubahan pola curah hujan, serta fenomena El Niño dan La Niña yang semakin sulit diprediksi. Menurut World Meteorological Organization (WMO, 2024), periode 2015–2024 merupakan dekade terpanas dalam sejarah dengan kenaikan suhu rata-rata global sekitar 1,1–1,3°C. Kondisi ini berdampak langsung pada kesehatan manusia karena perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem dapat meningkatkan stres fisiologis, menurunkan daya tahan tubuh, serta memperbesar risiko penyakit infeksi, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan masyarakat dengan akses kesehatan terbatas.
World Health Organization (WHO, 2023) memperkirakan perubahan iklim dapat menyebabkan tambahan sekitar 250.000 kematian per tahun pada 2030–2050 akibat malaria, diare, malnutrisi, dan stres panas. Di Indonesia, dampaknya terlihat melalui meningkatnya risiko penyakit seperti DBD dan ISPA yang berkaitan dengan perubahan musim dan curah hujan yang tidak stabil. Oleh karena itu, project “Cuaca Makin Ekstrem, Penyakit Makin Beragam: Saatnya Kita Ambil Peran” diinisiasi sebagai wadah edukasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman tentang hubungan perubahan iklim dan kesehatan serta mendorong peran aktif dalam upaya pencegahan.
Red Velvet merupakan tim pelaksana Community Project di bawah naungan Yayasan Khouw Kalbe, yaitu sebuah organisasi filantropi independen yang sejak 2011 berkomitmen meningkatkan akses pendidikan dan pemberdayaan perempuan di 37 provinsi, khususnya di Indonesia Tengah dan Timur. Sebagai bagian dari lebih dari 1.100 penerima beasiswa YKK, Tim Red Velvet melaksanakan proyek komunitas berfokus pada isu kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kami percaya bahwa edukasi adalah langkah fundamental untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli, sehat, dan berdaya. Dengan mengedepankan semangat kolaborasi dan tanggung jawab sosial, kami berkomitmen untuk menjadikan program ini sebagai wadah pengabdian yang berdampak positif.
Melalui program berbentuk webinar edukasi, kami berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan kondisi lingkungan dan perubahan sosial saat ini. Kami percaya bahwa edukasi merupakan langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli, sehat, dan berdaya.
Dengan semangat kolaborasi, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, kami berharap program yang kami jalankan dapat memberikan dampak positif serta menjadi wadah pembelajaran dan pengabdian bagi masyarakat secara berkelanjutan.
WEBINAR
“Cuaca Makin Ekstrem, Penyakit Makin Beragam: Saatnya Kita Ambil Peran”
Belajar hari ini, berdampak untuk esok hari
Jadilah mahasiswa yang bukan hanya sadar akan isu perubahan iklim, tetapi juga berani menjadi agen perubahan bagi kesehatan diri, lingkungan, dan masyarakat. 💚
Di webinar ini kamu bakal belajar:
☀️ Dampak cuaca ekstrem terhadap kesehatan
🦠 Penyakit yang perlu diwaspadai
💚 Cara melindungi diri dan keluarga
🙌 Langkah sederhana yang bisa langsung diterapkan sehari-hari
Narasumber: Gres Gracelia (Ketua Divisi Advokasi WALHI NTT)
Master of Ceremony: Emerensiana Tri Wulandari (Awardee DJITU 2025)
Karena menjaga kesehatan bukan cuma soal berobat, tapi juga soal siap menghadapi perubahan. 🌎